Dana Masih Tak Jelas, Pemilu Kada Sulit Dilakukan

Kamis, 04 Pebruari 2010 (111 reads)

Pelaksanaan pemilu gubernur dan 13 pemilu bupati/wali kota di Sumatera Barat tetap menghadapi ketidakjelasan meski dana Pemilu Kada dari Pemerintah Provinsi Sumbar sudah tersedia. Tahapan pemilu kepala daerah tetap belum bisa dilaksanakan karena banyak kabupaten/kota yang dana Pemilu Kadanya belum ada kejelasan.

Hal itu diungkapkan anggota KPU Sumbar, Ardyan, saat dihubungi di Jakarta, Rabu (3/2). Sejumlah KPU kabupaten/kota masih mengeluhkan belum jelasnya anggaran bagi Pemilu Kada kabupaten/kota yang akan mereka selenggarakan. Pemerintah kabupaten/kota setempat rata-rata hanya mampu menyediakan kurang dari 50 persen anggaran yang diajukan KPUD.

”Walaupun anggaran Pemilu Kada yang dikelola KPU Sumbar Rp 74,8 miliar sudah tersedia, KPU tidak akan memulai tahapan Pemilu Kada atau mencairkan anggaran tersebut karena pola Pemilu Kada yang akan diselenggarakan adalah serentak,” ujarnya. KPU provinsi harus menunggu kesiapan KPU kabupaten/kota.

Ardyan mendesak Gubernur Sumbar turut mendorong agar pemerintah kabupaten/kota segera menyediakan anggaran untuk Pemilu Kada di daerahnya. Hal itu mendesak dilakukan karena pemungutan suara direncanakan dilakukan pada 16 Juni sehingga tahapan Pemilu Kada harus segera dimulai.

KPU Jambi dan KPU Kalimantan Tengah bernasib lebih baik daripada KPU Sumbar. Naskah Perjanjian Hibah Daerah untuk penyerahan anggaran Pemilu Kada di dua provinsi itu sudah ditandatangani meski anggaran yang disetujui jauh lebih kecil daripada yang diajukan.

Ketua KPU Jambi M Yasir Arafat mengatakan, dari kebutuhan KPU Jambi untuk penyelenggaraan Pemilu Kada sebesar Rp 74 miliar, pemerintah provinsi hanya menyetujui Rp 49,9 miliar. Dana itu merupakan anggaran utuh Pemilu Kada Jambi tanpa ada pembagian dengan 11 kabupaten/kota di Jambi karena tidak ada kabupaten/kota yang menyelenggarakan pemilihan bupati/wali kota tahun ini.

Ketua KPU Kalteng Faridawaty mengungkapkan, KPU Kalteng hanya menerima dana Pemilu Kada sebesar Rp 77,9 miliar dari anggaran yang diajukan sebesar Rp 138 miliar. Tahapan Pemilu Kada pun sudah dijalankan untuk pemungutan suara 5 Juni.

Sumber: Kompas, Kamis 4 Februari 2010 | 03:24 WIB