Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia

Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu

Ketua Bawaslu RI Sampaikan Kuliah Umum di Sespimmen Polri

Rab, 05/07/2017 - 02:35 -- ali imron
Ketua Bawaslu RI Abhan memberi orasi ilmiah di depan Peserta Didik Program Pendidikan Sespimmen Polri Dikreg Angkatan 57 T.A. 2017 di Lemdik Polri Lembang Kabupaten Bandung Barat, Selasa (4/7). Sespimmen Polri Dikreg ke-57 T.A 2017 bertujuan untuk pengembangan karir menjadi Kapolres yang diikuti sekitar 264 peserta.

Lembang, Badan Pengawas Pemilu- Ketua Bawaslu RI Abhan memberikan kuliah umum di depan Peserta Didik Program Pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespimmen) Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) Angkatan 57 T.A. 2017 di Lemdik Polri Lembang Kabupaten Bandung Barat,

Dalam orasinya, Abhan menjelaskan sejarah dan filosofi tentang pengawas Pemilu yang ada di Indonesia, bagaimana proses pengawas pemilu ada hingga berkembang sampai sekarang ini.

“Mengapa Pemilu harus diawasi. Hal itu yang menjadi filosofi  adanya pengawas Pemilu. Awal dari penyelenggara Pemilu di Indonesia sejarahnya hanya ada dua lembaga pokok yaitu KPU dan Bawaslu. Kemudian berkembang seperti sekarang ini menjadi tiga lembaga yakni KPU, Bawaslu, serta DKPP,” kata Abhan dalam kuliah umum tersebut, Selasa (4/7).

Lebih lanjut Abhan menjelaskan,  dalam sejarahnya, sebagai penyelenggara Pemilu bersama KPU,   keanggotaan  pengawas Pemilu bersifat ad hoc (sementara) yang anggotanya berasal dari unsur kepolisian, kejaksaan, serta tokoh masyarakat. Bahkan dalam perjalanan perkembangan pengawas Pemilu, sambung Abhan, pengawas Pemilu juga berasal dari  perwakilan masing-masing anggota partai politik peserta Pemilu.

“Atas dasar Undang Undang Nomor 15 Tahun 2011 Tentang Penyelenggara Pemilu, sebagai lembaga independen, keanggotaan pengawas Pemilu murni profesional dan tidak ada lagi unsur dari kepolisian dan kejaksaan. Masyarakat atau siapapun boleh menjadi pengawas Pemilu apabila memenuhi syarat dalam proses seleksi,” tambah mantan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah ini.

Abhan menambahkan, tugas pokok dari pengawas Pemilu adalah melakukan pengawasan terhadap objek Pemilu. Objek Pemilu, bisa peserta Pemilu, penyelenggara Pemilu yakni KPU, masyarakat, atau peserta Pemilu.

Maka dari itu, kata Abhan, Bawaslu yang mengawasi tahapan penyelenggaraan Pemilu sementara  DKPP yang mengawasi kinerja serta kode etik penyelenggara Pemilu yakni Bawaslu dan KPU. "Indonesia menjadi satu-satunya negara di dunia yang memiliki tiga lembaga yang mengurusi Pemilu," pungkasnya.

Penulis/Foto: Nurisman