Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia

Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu

Ketua Bawaslu: Timsel Bawaslu Provinsi Punya Tugas Berat

Jum, 16/06/2017 - 02:10 -- Muhtar

Bali, Badan Pengawas Pemilu – Ketua Bawaslu RI Abhan mengatakan, untuk menjadi Anggota Bawaslu Provinsi setidaknya harus memiliki integritas, profesionalitas, dan independensi. Menurut Abhan, tidak mudah untuk mendapatkan Anggota Bawaslu Provinsi seperti itu sehingga Tim Seleksi (Timsel) Bawaslu Provinsi mempunyai tugas yang berat.

Abhan menjelaskan, Timsel punya peranan penting karena Timsel inilah yang pertama bertugas melakukan penjaringan dan penyaringan calon-calon anggota di 25 Bawaslu Provinsi yang nantinya akan diserahkan kepada Bawaslu RI untuk ditetapkan dengan mekanisme uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

“Kami titipkan semua kepada Timsel. Lahirkan calon anggota Bawaslu provinsi yang bisa mengemban amanah sebagai bawaslu provinsi dengan sebaik- baiknya," ujarnya saat memberikan sambutan sebelum membuka secara resmi kegiatan Pembekalan Tim Seleksi Calon Anggota Bawaslu Provinsi Masa Jabatan 2017-2022 Tahap I di Hotel Rani, Bali (15/6).

Abhan menegaskan, tugas Bawaslu provinsi sangat berat. Bawaslu provinsi adalah tulang punggung Bawaslu RI dan merupakan perwajahan dari Bawaslu RI sehingga untuk mendapatkan anggota Bawalsu provinsi yang baik maka harus dimulai dengan proses seleksi yang baik.

"Karena Pemilu adalah proses kontestasi politik, kami kira nantinya akan banyak tarikan politik. Kami yakin bahwa Timsel ini punya integritas untuk melaksanakan tugas melakukan seleksi calon anggota Bawaslu provinsi," ujarnya.

Abhan juga mengatakan tugas Bawaslu tidak hanya sekedar pengawasan, tetapi juga mempunyai tugas fungsi pencegahan dan penindakan. Maka diharapkan, hasil seleksi mendapatkan anggota Bawaslu provinsi yang punya kemampuan untuk melakukan pencegahan dengan baik dan juga kemampuan untuk melakukan penindakan.

Selain itu, sambungnya, di samping tugas pencegahan dan penindakan, Bawaslu juga berfungsi sebagai semi peradilan. Mediasi dan penyelesaian sengketa proses juga membutuhkan SDM Anggota Bawaslu yang mempunyai kemampuan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan hukum lewat mediasi maupun ajudikasi.

Kegiatan pembekalan Timsel yang digelar sejak Kamis (15/6) hingga Minggu (18/6)  dimaksudkan untuk mempersiapkan seleksi Bawaslu Provinsi. Selain itu untuk menyamakan persepsi dan pemahaman Timsel sebagai penyelenggara seleksi dan Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi yang befungsi sebagai pihak yang memberikan dukungan adminitrasi kepada Timsel mengenai teknis seleksi calon Anggota Bawaslu Provinsi periode 2017-2022 sehingga terjalinnya kesepahaman proses dan hasil antara Bawaslu RI dengan Timsel.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo, Fritz Edward Siregar, Kepala Biro Adminitrasi Dermawan Adhi Santoso, Kepala Bagian SDM dan TUP Agung, dan Kepala Bagian Keuangan Pekerti Luhur.

 

Penulis/Foto: Muhtar