• English
  • Bahasa Indonesia

Kunjungi Kemenristekdikti, Bawaslu Ajak Kerja Sama Pengawasan Partisipatif

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Ketua Bawaslu RI Abhan melakukan pertemuan dengan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Muhammad Nasir, di Kantor Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikian Tinggi, Jakarta, Rabu (7/2/2018). Kunjungan dan pertemuan ini yaitu dalam rangka membahas rencana kerja sama Bawaslu dengan Kemenristekdikti tentang riset dan pengabdian masyarakat dan perguruan tinggi dalam pengawasan partisipatif Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

Ketua Bawaslu Abhan menyampaikan, peran dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pilkada maupun Pemilu sangat dibutuhkan. Peran perguruan tinggi juga sangat urgen untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu.

“Lembaga pengawas Pemilu dalam hal melaksanakan pengawasan di lapangan dalam tahapan Pilkada maupun Pemilu sangat memerlukan peran dan partisipasi masyarakat,” kata Abhan.

Dengan demikian, lanjut Abhan, perlu adanya kerja sama antara Bawaslu dengan perguruan tinggi bagaimana mendorong partisipasi masyarakat dan mendorong gerakan tolak politik uang.

Dengan maksud kunjungan Bawaslu ke Kementerian Risetdikti, Abhan juga berharap secepatnya disepakati nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU). “Pak Menteri kiranya bersedia dalam waktu dekat ini dilakukan penandatanganan MoU tentang riset dan pengabdian masyarakat serta perguruan tinggi dalam pengawasan partisipatif Pilkada 2018 dan Pemilu 2019,” ujar Abhan.

Sementara itu, Menteri Risetdikti, Muhammad Nasir sangat mengapresiasi maksud dan tujuan yang sangat mulia yang dilakukan oleh Bawaslu untuk melakukan kerja sama dengan Kemenristekdikti dalam mengawal pelaksanaan Pilkada maupun Pmilu.

“Saya apresiasi kepada Bawaslu. Dan kami dari Kementerian Risetdikti akan membantu Bawaslu dalam melakukan pengawasan di lapangan melalui perguruan tinggi,” kata Nasir.

Nanti, sambung Nasir, secepatnya akan dilakukan kerja sama antara Bawaslu dengan Kemenristekdikti melalui Direktorat Jenderal Kelembagaan dan Pembelajaran dengan tujuan semua bisa membantu sistem pengawasan yang dilakukan oleh lembaga pengawas Pemilu.

Nasir menambahkan, guna menghasilkan kader dan calon pemimpin daerah yang berkualitas, Kemenristekdikti akan mendukung dan membatu melalui perguruan tinggi tugas pengawasan yang Bawaslu lakukan.

“Masalah pengawasan oleh Bawaslu, kami akan bantu karena memang ini hajat kita bersama dengan harapan mampu menghasilkan pemimpin yang amanah,” pungkas Nasir.

 

Penulis/Foto: Irwan

Share

Informasi Publik

Regulasi

Whistleblowing System

Agenda Bawaslu

Waktu:
Kamis, 12 Juli 2018 - 13:00 WIB
Tempat :
KPU RI, Jakarta
Waktu:
Senin, 9 Juli 2018 - 10:00 WIB
Tempat :
Kantor DPP Parpol
Waktu:
Kamis, 5 Juli 2018 - 10:00 WIB
Tempat :
Kantor DPP Parpol
Waktu:
Rabu, 4 Juli 2018 - 10:00 WIB
Tempat :
Kantor DPP Parpol
Waktu:
Selasa, 3 Juli 2018 - 10:00 WIB
Tempat :
Kantor DPP Parpol

Video Bawaslu

Mars Pengawas Pemilu
Mars Pengawas Pemilu