• English
  • Bahasa Indonesia

Bawaslu Siap Kelola Keuangan Pilkada 2018 Secara Akuntabel

6 Desember 2017

Bekasi, Badan Pengawas Pemilu-Untuk mendukung terselenggaranya tata kelola keuangan yang akuntabel, tertib dan efisien, Bawaslu melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan dan Perbendaharaan bagi Bawaslu Provinsi dan Panwas Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2018 di Bekasi, Jawa Barat, Selasa, (05/12/2017). Sebanyak 260 peserta yang berasal dari 13 provinsi regional Indonesia Timur yang meliputi Bali, NTT,NTB,Sulsel, Sulbar, Sulut, Sulteng, Maluku, Maluku Utara, Kaltim, Papua, dan Papua Barat hadir dalam kegiatan tersebut.

"Penyampaian materi dalam Bimtek ini, khususnya mengenalkan modul aplikasi SAS (Sistem Aplikasi Satker) bertujuan untuk memberikan penyeragaman dalam mengelola laporan keuangan, dimana aplikasi ini bisa digunakan di level bawah (kecamatan) hingga sampai ke level kabupaten. Kalau pengelolaan di level bawah baik maka ke level atasnya akan menjadi lebih baik, akuntabilitas, tertib dan efisien," ujar Kepala Bagian Keuangan Pakerti Luhur dalam kegiatan tersebut.

Luhur menambahkan Bimtek khususnya modul SAS ini merupakan kerjasama dari Direktorat SITP (Sistem Informasi Teknologi Perbendaharaan) Kementerian Keuangan. "Sebenarnya modul SAS ini hanya diperuntukan untuk satker di BPP (Bendahara Pembantu Pengeluaran) namun sesuai dengan kebutuhan kami, Bawaslu ingin pengelolaan keuangan khususnya dana hibah dilevel paling bawah (kecamatan) dapat menggunakannya, karena kita dapat menekan kesalahan-kesalahan yang bersifat human error dalam pembukuan yang selama ini masih dilakukan secara manual. Dengan aplikasi SAS ini masyarakat percaya, pemerintah percaya, stakholder percaya dan Presiden percaya Bawaslu dapat mengelola keuangan secara akuntabilitas, tertib dan efisien," tambahnya.

Senada dengan Luhur, Kepala Sub Bagian Pengelolaan Keuangan Bawaslu RI, Henry Dwi Prastowo menyampaikan dengan adanya pembelajaran, pemberian materi serta diskusi ini diharapkan pembukuan pengelolaan keuangan Panwas Kabupaten/Kota dapat berkontribusi dalam pengelolaan keuangan dana hibah yang baik. "Kami ingin pengelolaan keuangan tidak secara manual lagi, kami ingin pengelolaan keuangan teman-teman Panwas Kabupaten/Kota menggunakan sistem SAS ini," ujarnya.

PLT Kepala Sub Bagian Perbendaharaan, Aditya Nugroho Pamungkas berharap selesai dari kegiatan bimtek ini akan membantu sasaran Bawaslu yakni mempertahankan WTP untuk ke tiga kalinya secara berturut-turut. Ia mengungkapkan modul aplikasi SAS ini baru Bawaslu yang menggunakan. "Dan KPU sekarang ingin menggunakan aplikasi ini, jadi kita selangkah lebih maju dalam pengelolaan keuangan dari KPU," pungkas

Penulis dan Photo: Nurisman

Informasi Publik

Regulasi

Whistleblowing System

Link Bawaslu Provinsi

Agenda Bawaslu

Bawaslu Live Stream

Hubungi Kami