Manado, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Anggota Bawaslu Republik Indonesia Herwyn JH Malonda memaparkan lima bidang utama penguatan kelembagaan Bawaslu di masa non- tahapan pemilu. Pertama, penguatan sumber daya manusia (SDM) dan kompetensi.
Makassar, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Bawaslu meminta masukan akademisi dan praktisi Universitas Hasanuddin (Unhas) guna memperkuat organisasi Bawaslu. Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda menyebut tiga fokus utama perbaikan dan penguatan Bawaslu secara kelembagaan.
Makassar, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) memanfaatkan masa non-tahapan pemilu untuk melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus memperkuat strategi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pengawas pemilu. Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda menjelaskan masa non-tahapan dapat dijadikan momen untuk melakukan intropeksi, sekaligus perbaikan internal.
Manado, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Bawaslu terus memperkuat langkah transformasi sumber daya manusia (SDM) pengawas pemilu melalui kolaborasi dengan dunia akademik.
Manado, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Bawaslu menggandeng akademisi Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado untuk merancang strategi penguatan pengembangan sumber daya manusia (SDM) pengawas pemilu.
Bali, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menyebutkan, demokrasi tidak boleh tercabut dari budaya lokal. Ia menilai bahwa demokrasi merupakan nilai yang ada dalam kehidupan.
Sukoharjo, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Totok Hariyono, menegaskan mahasiswa tidak hanya sebagai mitra dalam pengawasan partisipatif, tetapi juga berhak mengkritisi Bawaslu sebagai bagian dari kontrol demokrasi.
Depok, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda menekankan pentingnya strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) pengawas pemilu agar mampu menjawab tantangan zaman, termasuk derasnya arus informasi digital dan praktik politik uang.
Manado, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Anggota Bawaslu Republik Indonesia Herwyn JH Malonda mendorong Bawaslu Sulawesi Utara (Sulut) menyiapkan strategi pengawasan sejak dini untuk menghadapi Pemilu mendatang.
Kutai Kartanegara, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Anggota Bawaslu Totok Hariyono mengevaluasi pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) 2024. Menurutnya, evaluasi ini merupakan upaya Bawaslu dalam memastikan setiap tahapan pemungutan dan penghitungan suara berlangsung secara jujur, adil, dan sesuai peraturan perundang-undangan.