Submitted by Bhakti Satrio on
Anggota Bawaslu Lolly Suhenty kegiatan Forum Warga di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menekankan pentingnya penguatan kesadaran demokrasi untuk mendorong pengawasan partisipatif masyarakat. Maka dari itu, ia menggandeng Kata Rakyat bersama akademisi dari Universitas Bung Karno (UBK) dan mahasiswa untuk berdiskusi terkait pengawasan partisipatif dan penguatan kesadaran demokrasi.

“Kerja sama yang dilakukan hari ini bukan beranjak dari ruang kosong, melainkan dari berbagai jejak rekam yang panjang yang dilakukan Kata Rakyat, akademisi, dan masyarakat dengan Bawaslu. Hubungan kerja sama ini bertujuan untuk memupuk kesadaran berdemokrasi sekaligus memastikan partisipasi aktif masyarakat terus tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Lolly dalam kegiatan Forum Warga di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Mendukung hal tersebut, CEO Kata Rakyat Alwan Ola mengungkapkan semangat awal Bawaslu adalah gerakan masyarakat sipil, lalu pengawasan yang di institusionalkan. “Maka roh dasar Bawaslu adalah gerakan partisipatif,” kata Alwan mendukung keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu mendatang.

Senada dengan Alwan, akademisi UBK La Radi Eno mengungkapkan bahwa menumbuhkan kesadaran demokrasi di masyarakat membutuhkan waktu yang panjang. Menurutnya, hal ini tidak bisa dibangun hanya pada saat pemilu saja.

“Demokrasi tidak dibangun menjelang hari pemungutan suara, tetapi dibangun setiap hari melalui pendidikan politik, pengawasan, dan partisipasi masyarakat,” ungkapnya.

Lolly juga menyadari pentingnya keterbukaan Bawaslu terhadap kritik, masukan, dan evaluasi dari publik. Menurutnya, Bawaslu hanyalah elemen kecil dalam ekosistem demokrasi jika dibandingkan dengan peran luas masyarakat.

“Saya ikut sama-sama menangkap apa yang bisa kita lakukan, bagaimana pandangan sahabat-sahabatku sekalian dengan konteks yang sedang dibicarakan, juga apa strategi terbaik untuk memperkuat demokrasi kita," lanjut Lolly.

Oleh karena itu, ia mendorong para peserta untuk memanfatkan forum sebagai ruang diskusi bebas dalam merumuskan strategi terbaik, memberikan catatan kritis, serta menyumbangkan gagasan demi memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia.

Melalui forum ini, Lolly berharap ini membawa manfaat bagi demokrasi Indonesia sehingga suara dan kata-kata rakyat selalu didengar. Tidak hanya itu dia juga berharap lahir gagasan dan strategi pengawasan partisipatif yang lebih matang guna menjaga kualitas serta arah demokrasi Indonesia ke depan.

Foto: Bhakti Satrio
Editor: Dey