Submitted by Bawaslu Provinsi on
Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda saat memberikan materi dalam Sosialisasi Petunjuk Teknis Indikator Kinerja Utama (IKU) Pengawas Pemilu Tahun 2026 yang diikuti oleh jajaran Bawaslu se-Provinsi Jawa Barat di Kota Bandung secara virtual pada Selasa (21/7/2026).

 

Bandung, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda mengatakan Bawaslu mulai menerapkan Indikator Kinerja Utama (IKU) tahun 2026 yang mengarahkan pengukuran kinerja pengawas pemilu berdasarkan outcome dan dampak yang dirasakan masyarakat.


 

Dia menjelaskan perubahan sistem pengukuran kinerja ini dilakukan agar setiap program dan aktivitas pengawasan, dapat menunjukkan manfaat nyata bagi publik. Selain itu lanjut dia, hal ini dapat memperkuat akuntabilitas lembaga.


 

"Apakah seluruh aktivitas yang kita lakukan selama ini bermanfaat bagi publik, termasuk bagi rakyat sebagai pemegang kedaulatan?" ujar Herwyn dalam Sosialisasi Petunjuk Teknis Indikator Kinerja Utama (IKU) Pengawas Pemilu Tahun 2026 yang diikuti oleh jajaran Bawaslu se-Provinsi Jawa Barat di Kota Bandung, Selasa (21/7/2026).


 

Menurut Herwyn, keberhasilan Bawaslu tidak lagi diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, melainkan dari hasil yang dicapai. Tidak hanya itu dia pun melihat kerja-kerja harus ada dampaknya terhadap kualitas pengawasan pemilu serta penguatan demokrasi.


 

Menurutnya orientasi kinerja berbasis outcome diharapkan menjadi acuan bagi seluruh jajaran pengawas pemilu dalam merancang program, melaksanakan pengawasan, hingga mengevaluasi hasil kerja secara terukur

 

Editor: Reyn Gloria

Foto dan Penulis: Cepi Luki (Humas Bawaslu Provinsi Jawa Barat)