Simulasi Pemungutan Suara KPU Belum Maksimal
Ditulis oleh : Bawaslu Kabupaten pada :

Indramayu, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar memberikan beberapa catatan terkait simulasi pemungutan suara yang dilaksanakan KPU RI di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Fritz  menilai simulasi pemungutan suara setidaknya dapat merepresentasikan situasi pada hari H pemungutan dan penghitungan suara sebenarnya dilaksanakan.

“Ini ada beberapa hal yang harus dipersiapkan lebih matang,”  kata Fritz saat menghadiri Kegiatan Simulasi Pemungutan Suara di Kabupaten Indramayu, Sabtu (29/08/2020).

Optimalkan Anggaran Bawaslu Daerah, Sekjen Bawaslu Maksimalkan Peran Pengawasan Internal
Ditulis oleh : Rama Agusta pada :

Kuta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sekretaris Jenderal Bawaslu Gunawan Suswantoro mengharapkan Pengawasan Internal (PI) Bawaslu yang kini hanya terfokus di pusat, juga tersedia di Bawaslu provinsi seluruh Indonesia. Tujuannya untuk mengoptimalkan dalam pengelolaan anggaran yang berasal dari APBN dan APBD.

"Saya punya pemikiran, PI ini tidak hanya di pusat, tapi juga perlu di daerah," kata Gunawan saat menutup acara Rapat Koordinasi Pelaksanaan Anggaran Tahun 2020, di Kuta, Bali, Jumat (28/8/2020).

Abhan Harap MoA Tekan Penyebaran Hoaks Di Medsos Saat Pilkada
Ditulis oleh : Hendi Purnawan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Ketua Bawaslu Abhan berharap Nota Kesepakatan Aksi (Memorandum of Action/MoA) antara Bawaslu, KPU dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bisa menekan penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di media sosial (medsos) selama tahapan Pilkada Serentak 2020. 

Kampanye Pilkada 2020 di Internet Bakal Diawasi Lebih Ketat
Ditulis oleh : Ranap Tumpal HS pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemiliihan Umum – Bawaslu, KPU, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menandatangani Nota Kesepakatan Aksi (Memorandum of Action/MoA) tentang pengawasan konten internet dalam penyelenggaraan Pilkada 2020. Ketiga pemangku kepentingan sepakat berbagi tugas dalam melakukan mitigasi konten di media siber yang melawan hukum atau bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Prediksi Banyak Gugatan ke Penyelenggara, Bagja Harap Bawaslu dan KPU Selaras
Ditulis oleh : nurisman pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Rahmat Bagja memprediksi banyak sengketa dalam Pilkada Serentak 2020. Dalam diskusi daring (dalam jaringan) dengan tema: Membaca Keadaan, Mempersiapkan Pilkada Serentak 2020 yang diselenggarakan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Kamis (27/8/2020) malam, Bagja mengungkapkan sejumlah potensi kerawanan Pilkada 2020 yang mungkin menimbulkan sengketa.

Sekjen Bawaslu Ingatkan Para Kasek dan Korsek Cermat Kelola Dana APD
Ditulis oleh : Rama Agusta pada :

Kuta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Bawaslu Gunawan Suswantoro mengingatkan kepada seluruh para Kepala Sekretariat (Kasek) Bawaslu Provinsi dan Koordinator Sekretariat (Korsel) Kabupaten/Kota seluruh Indonesia untuk cermat mengelola kelengkapan alat pelindung diri (APD) dalam pelaksanaan Serentak 2020.

Gunawan mengungkapkan penyediaan APD bagi petugas penyelenggara pemilu berasal dari APBN. Maka dari itu, dalam pengelolaannya, tiap Bawaslu daerah yang menerima dana tersebut, untuk memiliki strategi khusus.

Bawaslu Deteksi Dini Potensi Pelanggaran Politik Dinasti
Ditulis oleh : christina kartikawati pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bawaslu melakukan deteksi dini beberapa potensi bakal calon peserta Pilkada 2020 yang berpotensi diikuti calon petahana. Menurut Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo, setidaknya dari 270 daerah yang melaksanakan pilkada, ada 230 daerah yang berpotensi diikuti calon petahana dan bakal calon yang mempunyai relasi dengan kekuasaan atau sering disebut politik dinasti.

At the Factual Verification, Matching and Research stages, There Were 1,098 Cases of Suspected 2020 Regional Election Violations
Ditulis oleh : christina kartikawati pada :

Jakarta, Election Supervisory Body - As of August 12, 2020, there were allegations of violations of the 2020 Pilkada with a total of 1,098 cases, findings from election supervisors were 904 cases and reports of 194 cases.  Election Supervisory Body member Ratna Dewi Pettalolo said that the alleged violation was in the factual verification stage of support from individual candidates and the matching and research stages for the preparation of the voter list.

Di Tahapan Verfak dan Coklit, Ada 1.098 Kasus Dugaan Pelanggaran Pilkada 2020
Ditulis oleh : christina kartikawati pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Hingga 12 Agustus 2020, terdapat dugaan pelanggaran Pilkada 2020 dengan jumlah 1.098 kasus, temuan dari pengawas pemilu sebanyak 904 kasus dan laporan sebanyak 194 kasus. Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo mengatakan dugaan pelanggaran ini ada dalam tahapan verifikasi faktual (verfak) dukungan calon perseorangan dan tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) untuk penyusunan daftar pemilih.

Penyelenggara Terpapar Covid-19, Abhan: Sulit Sediakan Pengganti
Ditulis oleh : Reyn Gloria pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Abhan menyatakan Pilkada Serentak 2020 menjadi tantangan berat bagi penyelenggara baik Bawaslu maupun KPU. Pasalnya sebelum pemungutan suara 9 Desember mendatang, seluruh penyelenggara harus melalui uji kesehatan berupa rapid test atau swab test yang memungkinkan adanya pergantian petugas apabila terbukti positif atau reaktif.

Abhan Lantik PAW Anggota Bawaslu Hulu Sungai Tengah
Ditulis oleh : hendru pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Ketua Bawaslu Abhan melantik Ahmad Zulfadhli sebagai Penggantian Antar Waktu (PAW) Anggota Bawaslu Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan sisa masa jabatan 2018 - 2023. Dalam pelantikan melalui dalam jaringan (daring) itu, dia mengimbau agar Zulfadhli menjaga integritas dalam menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan berlaku.

Election Supervisory Body Criticizes Candidate Registration During the Pandemic Period
Ditulis oleh : Rama Agusta pada :

Jakarta, Election Supervisory Body - Election Supervisory Body member Fritz Edward Siregar criticized the health requirements of candidate pairs at the 2020 Regional Election in the midst of a non-covid-19 disaster. He conveyed this at the Coordination Meeting for the Preparation for the Registration of Candidate Pairs at the 2020 Simultaneous Regional Election held by the KPU in Jakarta, Wednesday (26/8/2020).

Bawaslu Kritisi Pendaftaran Calon Di Masa Pandemik
Ditulis oleh : Rama Agusta pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengkritisi syarat kesehatan pasangan calon pada Pilkada Serentak 2020 di tengah kondisi bencana nonalam covid-19. Hal itu dia sampaikan saat Rapat Koordinasi Persiapan Pendaftaran Bakal Pasangan Calon pada Pilkada Serentak 2020 yang digelar KPU di Jakarta, Rabu (26/8/2020).

Pengawas Pemilu Kalbar Siap Awasi Pilkada 2020 di Masa Kebiasaan Baru
Ditulis oleh : Bawaslu Provinsi pada :

Pontianak, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Abhan menyatakan kesiapan jajarannya yang ada di Kalimantan Barat (Kalbar) untuk mengawasi tujuh Pemilihan Bupati dan wakil Bupati (Pilbup) Tahun 2020 di masa kebiasaan baru. Tugas pengawasan pemilu menjadi lebih penting dalam rangka mewujudkan pilkada damai yang berkualitas dan bermartabat di era adaptasi kebiasaan baru dengan menerapkan protokol kesehatan.

Lantik Sepuluh Pejabat Administrator Bawaslu Provinsi, Sekjen Minta Kerja Cepat sesuai Aturan
Ditulis oleh : Jaa Pradana pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Bawaslu Gunawan Suswantoro melantik sekaligus memimpin pengambilan sumpah sepuluh pejabat administrator Bawaslu Provinsi melalui ddaring (alam jaringan). Dia meminta para pejabat eselon tingkat III yang baru dilantik tersebut bisa bekerja cepat sesuai peraturan perundang-undangan untuk menyukseskan Pilkada 2020 di tengah pandemik covid-19.