Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sekretaris Jenderal Bawaslu Ferdinand Eskol Tiar Sirait meminta seluruh jajaran pengawas memperkuat peran pengawasan karena ada kepercayaan publik yang harus dijaga dan ditingkatkan. Keberhasilan pengawasan tidak semata ditentukan oleh sistem dan regulasi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia di dalamnya.
“Tema Mengukuhkan Demokrasi Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 ini mencerminkan tekad Bawaslu untuk terus memperkuat peran sebagai garda terdepan dalam menjaga marwah demokrasi,” tegas Ferdinand di acara peringatan Hari Ulang Tahun Bawaslu yang berlangsung di Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Ferdinand menyebut, dinamika peringatan HUT Bawaslu saat ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Meskipun demikian, kata dia, suasana yang tercipta dinilai lebih khidmat dan penuh makna, seiring dengan kedewasaan kelembagaan yang terus berkembang.
Ferdinand menilai selama hampir dua dekade menjalankan fungsi pengawasan, Bawaslu terus beradaptasi dengan perubahan lingkungan, termasuk perkembangan teknologi informasi dan meningkatnya ekspektasi publik terhadap kualitas demokrasi.
Dalam menjalankan tugas pengawasan, Bawaslu tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pencegahan, pengawasan yang melekat, serta penegakan hukum yang adil dan berimbang.
“Peringatan ke-18 ini menjadi ruang untuk merefleksikan perjalanan panjang kelembagaan sejak berdiri pada 2008 lalu. Bawaslu hadir sebagai bagian penting dalam sistem demokrasi dengan memastikan setiap proses pemilu berjalan jujur, adil, dan berintegritas,” pungkasnya.
Foto: Hendi dan Jaka
Editor: BSW