Bekasi, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda menjelaskan sejumlah titik rawan dalam pemilu 2024. Diantaranya, politik uang, politisasi SARA, pelanggaran netralitas ASN, data dan pemutakhiran data pemilih, kerumitan pungut hitung, hoaks, berita bohong, dan ujaran kebencian.
Untuk itu, Herwyn meminta mahasiswa turut membantu Bawaslu dalam melakukan pengawasan Pemilu dan Pemilihan 2024, sebab Bawaslu memiliki keterbatasan SDM. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang mengawasi proses pemilu dan pemilihan akan meminimalisir terjadinya pelanggaran.