Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Puadi meminta peserta debat Penegakan Hukum Pemilu untuk mengurangi ketergantungan pada pembacaan teks dan lebih mengedepankan metode ekstemporan. Menurutnya, penguasaan data dan alur berpikir logis dinilai sangat krusial agar esensi serta keaktifan dinamika debat tetap terjaga.
“Supaya perdebatan berjalan dengan menarik, melahirkan solusi atau gagasan terbaru. Jangan terlalu tekstualm,” katanya saat menutup kegiatan Debat Penegakan Hukum Pemilu Regional di Jakarta, Senin malam, (24/8/2026).