Submitted by Nofiar on
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Bawaslu Ferdinand Eskol Tiar Sirait saat melantik 243 pejabat administrasi dan 55 pejabat fungsional di lingkungan Bawaslu seluruh Indonesia, Jumat (6/2/2026)

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Bawaslu Ferdinand Eskol Tiar Sirait melantik 243 pejabat administrasi dan 55 pejabat fungsional di lingkungan Bawaslu seluruh Indonesia, Jumat (6/2/2026). Pelantikan ini merupakan bagian dari penataan organisasi sekaligus penguatan kesiapan lembaga dalam menghadapi tahapan pemilu yang semakin dekat.

 

Dalam sambutannya, Ferdinand menyebut, pelantikan tidak sekadar pengisian jabatan, melainkan penugasan tanggung jawab untuk memastikan kesiapan kelembagaan di seluruh wilayah kerja.

 

“Pastikan wilayah tempat saudara bertugas siap menghadapi tahapan pemilu yang sudah sangat dekat, termasuk kesiapan kantor dan seluruh perangkat pendukungnya,” ujarnya.

 

Ia menyampaikan, penempatan tugas, termasuk di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan, merupakan bagian dari dinamika pengabdian aparatur. Setiap penugasan, lanjut dia, memiliki nilai pembelajaran dan pengalaman yang penting bagi penguatan organisasi.

 

Ferdinand juga menekankan pentingnya pemahaman regulasi, khususnya bagi pejabat administrasi dalam bidang kepegawaian, keuangan, dan urusan umum, serta bagi pejabat fungsional dalam menjalankan mekanisme jabatan berbasis fungsi. Penataan pegawai yang dilakukan saat ini diarahkan untuk menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan ketersediaan sumber daya manusia.

 

Dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan bahwa Bawaslu menerapkan sistem manajemen terbuka sebagai ruang komunikasi internal. Melalui mekanisme tersebut, pegawai dapat menyampaikan usulan yang relevan dan dapat dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Menutup sambutannya, Ferdinand mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk menjaga etika kerja, memperkuat kerja sama, serta memperhatikan kesehatan mental sebagai bagian dari profesionalitas aparatur.

 

Foto: Nofiar

Editor: Dey