Submitted by Jaka Fajar on
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kiri) dan Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam audiensi antara Bawaslu dengan Kajagung, Senin (13/4/2026) di Gedung Kejagung, Jakarta.

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum –Bawaslu melakukan audiensi dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung), Senin (13/4/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk menggagas kerja sama kelembagaan dalam rangka meningkatkan efektivitas penanganan pelanggaran pemilu.

Bawaslu memandang kerja sama dengan penting untuk memperkuat sistem penegakan hukum pemilu yang berintegritas. Sinergi antarlembaga penegak hukum dinilai mampu mendorong proses penanganan pelanggaran menjadi lebih cepat, tepat, dan akuntabel.

Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu membahas penguatan koordinasi, khususnya dalam penanganan tindak pidana pemilu yang memerlukan kolaborasi lintas institusi. Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menekankan pentingnya kesamaan persepsi dalam memahami regulasi kepemiluan, sehingga tidak terjadi perbedaan penafsiran dalam proses penanganan perkara. Hal ini, menurutnya, krusial untuk menjaga kualitas demokrasi dan kepercayaan publik terhadap proses pemilu.

Dalam audiensi tersebut, turut dibahas keberlanjutan kerja sama kelembagaan yang telah terjalin melalui Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama. Nota Kesepahaman dengan Kejaksaan tentang Dukungan Pelaksanaan Tugas dan Fungsi akan berakhir pada bulan Agustus 2026. Sementara itu, Perjanjian Kerja Sama dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) terkait penanganan masalah hukum di bidang perdata dan tata usaha negara telah berakhir pada bulan Desember 2025.

Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu untuk memastikan kesinambungan kerja sama yang lebih optimal ke depan, termasuk melalui pembaruan kesepakatan serta penguatan mekanisme koordinasi antar lembaga.

Sebagai lembaga yang memiliki tugas mengawasi penyelenggaraan pemilu di Indonesia, Bawaslu terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak guna memastikan pelaksanaan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Audiensi berlangsung di Gedung Kejagung itu juga dihadiri Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda, Puadi, dan Totok Hariyono serta Deputi Bidang Dukungan Teknis Yusti Erlina. 

Foto: Jaka Fajar
Editor: Dey