Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum– Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menjabarkan sejumlah potensi masalah bagi pemilih di luar negeri. Berdasarkan pengalaman pemilu sebelumnya, menurutnya yang paling rawan adalah para pekerja migran dengan metode kotak suara keliling dan metode pos.
Bagja mengungkapkan pemilu di luar negeri menggunakan 3 (tiga) metode pemungutan suara, yakni metode tempat pemungutan suara (TPS), kotak suara keliling, dan metode pos.