Dikirim oleh Nofiar pada
Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda saat menyampaikan arahannya secara daring dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-18 Bawaslu bertema “Mengukuhkan Demokrasi” di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Herwyn J.H. Malonda mendorong penguatan pendidikan demokrasi dalam perjalanan kelembagaan. Dorongan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Bawaslu bertema “Mengukuhkan Demokrasi” di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Herwyn menilai perjalanan panjang Bawaslu sejak awal pembentukan menunjukkan bahwa pengawasan tidak berhenti pada kepatuhan tahapan, tetapi juga berperan dalam membangun kesadaran demokrasi masyarakat.

“Delapan belas tahun ini merupakan bagian dari upaya membangun pendidikan demokrasi secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam setiap tahapan, baik pra-pemilu, pelaksanaan, hingga pascapemilu, Bawaslu memiliki peran dalam mempersiapkan pemilih agar memahami hak dan kewajibannya secara utuh.

Peran tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas demokrasi ke depan, termasuk dalam menghadapi Pemilu 2029.

Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Brawijaya itu menambahkan, pengawasan harus dijalankan secara berintegritas dan bermartabat, sejalan dengan arah kelembagaan yang menekankan kolaborasi dalam mewujudkan demokrasi yang substansial.

Dalam perkembangannya, Herwyn juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi dan informasi menuntut penguatan sistem pengawasan, terutama dalam menghadapi disinformasi di ruang digital. “Kita harus mampu membaca pola dan modus yang berkembang, serta membangun sistem pengawasan yang adaptif terhadap perubahan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat fungsi pengawasan dan pendidikan demokrasi, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap Bawaslu sebagai lembaga pengawal demokrasi.

Herwyn berharap seluruh jajaran Bawaslu terus menjaga semangat pengabdian dalam mengawal demokrasi, sehingga pelaksanaannya dapat berlangsung secara berintegritas dan berkelanjutan.


Foto: Hendy dan Jaka
Editor: Reyn Gloria