Lolly Sebut IKP 2029 Harus Lebih Prediktif Baca Kerawanan Pemilu
Ditulis oleh : Nofiar pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menyebutkan penyusunan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2029 perlu memperkuat konsep dan metodologi agar mampu membaca potensi kerawanan secara lebih akurat.

Cegah Data Retas di Pemilu 2029, Bawaslu-BSSN Perkuat Keamanan Digital Kelembagaan
Ditulis oleh : Jaka Fajar pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menegaskan  keamanan digital dalam pemilu tidak boleh  dipandang sebagai urusan teknis belaka. Menurutnya, proteksi data dan keandalan sistem informasi adalah bagian integral dari manajemen risiko serta perlindungan atas kepercayaan publik.

Susun Metodologi IKP 2029, Yusti Minta Perhatikan Kampanye Berbasis AI
Ditulis oleh : Reyn Gloria pada :

Bogor, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Deputi Bidang Dukungan Teknis Bawaslu, Yusti Erlina, menyampaikan bahwa Bawaslu saat ini harus menyadari tantangan kerawanan pada era teknologi. Penggunaan artificial intelligence (AI), kata dia, sudah disiapkan oleh partai politik (parpol) untuk membantu pelaksanaan kampanye.

Puadi: Mahasiswa Harus Kritis Verifikasi Informasi di Era Digital
Ditulis oleh : Nofiar pada :


Serang, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Anggota Bawaslu Puadi mengajak mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memiliki daya kritis dalam menyaring dan memverifikasi informasi. Peran generasi muda, kata dia, menjadi penting di tengah perubahan ruang publik dan perkembangan teknologi digital yang turut memengaruhi kehidupan demokrasi.

Lolly Harap IKP 2029 Pertegas Kerawanan Digital dan Sosial Politik
Ditulis oleh : Bhakti Satrio pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Lolly Suhenty, berharap Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) untuk Pemilu 2029 mampu mempertegas dimensi kerawanan digital dan isu sosial politik. Menurutnya ini bermanfaat bagi jajaran Bawaslu di daerah mudah mengidentifikasi kerawanannya lebih spesifik.

Bawaslu Tegaskan Pentingnya Media Sebagai Kawan Kritis dan Pengawal Demokrasi
Ditulis oleh : Jaka Fajar pada :

Pangandaran, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menyampaikan bahwa refleksi lembaga tidak dapat dilakukan secara sepihak oleh internal Bawaslu, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif mitra strategis, khususnya insan pers dan masyarakat luas.

Jelang 5 Tahun Kepemimpinan, Bawaslu Serahkan Penilaian Kinerja pada Insan Pers dan Publik
Ditulis oleh : Jaka Fajar pada :

Pangandaran, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Totok Haryono menegaskan penilaian atas kinerja lembaga pengawas pemilu selama kurun waktu lima tahun terakhir sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat dan insan pers. Menurutnya, media berperan objektif menilai pelaksanaan tugas dan kewenangan Bawaslu.

Herwyn Berharap Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota Terapkan Pemecahan Masalah dalam Penataan Aset BMN
Ditulis oleh : Hendi Poernawan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Pascarekonsiliasi Data Keuangan dan Barang Milik Negara, Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda meminta jajarannya di provinsi untuk memberikan pembinaan kepada rekan-rekan satker kabupaten/kota dalam menerapkan problem solving atau pemecahan masalah dalam penataan aset BMN dan peningkatan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA).

Herwyn Harap IKP 2029 Jadi Radar Mitigasi Risiko
Ditulis oleh : Robi Ardianto pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Herwyn J.H. Malonda mendorong Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2029 tidak hanya menjadi peta yang menunjukkan daerah rawan, tetapi juga berfungsi sebagai radar untuk memprediksi risiko serta menentukan langkah mitigasi dan strategi pengawasan.

Lewat Manajemen Talenta, Sekjen Ingin Pastikan Orang Tepat di Posisi Tepat
Ditulis oleh : Bhakti Satrio pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sekretaris Jenderal Bawaslu Ferdinand Eskol Tiar Sirait ingin penerapan Manajemen Talenta aparatur sipil negara (ASN) dapat memastikan orang yang tepat berada di posisi yang tepat.

Lolly: IKP 2029 Harus Adaptif Baca Perubahan Kerawanan
Ditulis oleh : Robi Ardianto pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Lolly Suhenty mengatakan kerawanan pemilu terus berubah mengikuti perkembangan situasi. Karena itu, Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2029 perlu dirancang lebih adaptif agar mampu mendeteksi berbagai potensi kerawanan sepanjang tahapan pemilu.

Bawaslu Dorong Penambahan Panwaslu LN pada Pemilu Mendatang
Ditulis oleh : Hendi Purnawan pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu mendorong penambahan jumlah Pengawas Pemilu Luar Negeri (Panwas LN) pada pemilu mendatang. Langkah tersebut diperlukan untuk memperluas cakupan pengawasan di luar negeri yang saat ini masih terbatas. Dari 128 wilayah kerja PPLN yang ada, Bawaslu baru mampu melakukan pengawasan penuh di 61 wilayah kerja Panwas LN.

Bawaslu Dorong Pemberitaan Berdampak bagi Masyarakat
Ditulis oleh : Jaka Fajar pada :

Surabaya, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu menggelar evaluasi kebijakan publikasi dan pemberitaan pada masa nontahapan Pemilu untuk meningkatkan kualitas komunikasi kelembagaan. Langkah ini diambil guna memastikan pemberitaan Bawaslu tidak sekadar memuat agenda internal, tetapi juga menyajikan informasi yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.