Submitted by Bawaslu Kota on
Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda saat saat kunjungan kerja di Kantor Bawaslu Kota Tomohon, Kamis (09/04/2026)

Tomohon, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu, Herwyn J.H. Malonda mendorong seluruh jajaran Bawaslu melakukan pendidikan pemilih muda di masa non-tahapan pemilu. Selain itu, ia juga meminta jajaran Bawaslu melakukan penguatan dialog dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memperkuat fondasi demokrasi, sebelum Bawaslu kembali menjalankan fungsi teknis pada tahapan berikutnya. Upaya ini juga dinilai mampu menjaga semangat kerja serta produktivitas jajaran di masa jeda tahapan.


“Bawaslu tidak boleh pasif. Kita harus mulai mempersiapkan diri memasuki fase sebelum kontestasi dengan menggalakkan pendidikan pemilih bagi kaum muda serta membangun dialog sinergitas yang intensif bersama para pemangku kepentingan,” ujar Herwyn saat kunjungan kerja di Kantor Bawaslu Kota Tomohon, Kamis (09/04/2026).

Selain itu, Herwyn menekankan pentingnya adaptasi terhadap proses digitalisasi. Ia menilai perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat akan menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan ke depan.

Karena itu, ia meminta jajaran Bawaslu untuk menguasai teknologi informasi, tidak sekadar mengikuti tren, tetapi juga meningkatkan kapasitas literasi digital. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari sistem peringatan dini dalam mendeteksi potensi pelanggaran serta memetakan kerawanan menjelang tahapan Pemilu 2029.

Lebih lanjut, Herwyn juga mengingatkan seluruh jajaran pengawas untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan menjaga integritas lembaga. Dengan kerja keras yang produktif, inovasi program yang kreatif, serta kemampuan adaptasi digital yang mumpuni, Bawaslu diharapkan mampu menghadirkan pengawasan yang lebih efektif dan modern pada pemilu mendatang.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Tomohon