Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda menegaskan kesehatan fisik dan mental merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga kualitas pengawasan pemilu. Menurutnya, tugas pengawasan membutuhkan kesiapan, konsentrasi, dan daya tahan yang baik, terutama ketika jajaran pengawas menghadapi dinamika di lapangan.
“Demokrasi yang berkualitas memerlukan pengawasan yang kuat. Karena itu, pengawas harus memiliki kondisi fisik dan mental yang sehat agar dapat menjalankan tugas secara optimal,” ujar Herwyn dalam kegiatan Jalan Sehat dalam Rangka Jumat Sehati Jumpa Berlian di Jakarta, Minggu (2/8/2026).
Herwyn mengatakan kebugaran bukan sekadar persoalan kesehatan pribadi, tetapi juga bagian dari kesiapan jajaran Bawaslu dalam menjalankan tanggung jawab kelembagaan. Beban kerja dan dinamika pengawasan pemilu menuntut ketahanan fisik, kejernihan berpikir, serta kemampuan menjaga fokus dalam setiap tahapan.
“Kita (Bawaslu) ingin memastikan kualitas pengawasan tetap terjaga. Salah satu modal dasarnya adalah jajaran pengawas yang sehat, bugar, dan memiliki daya tahan dalam menghadapi berbagai tantangan pengawasan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu juga mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sekaligus terus berpartisipasi dalam mengawasi penyelenggaraan pemilu. Partisipasi masyarakat yang aktif dan jajaran pengawas yang profesional menjadi bagian penting dalam menjaga demokrasi yang berintegritas dan berkelanjutan.
Foto: Jaka Fajar Nugraha
Editor: Dey