Submitted by Bhakti Satrio on
Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda saat menutup kegiatan Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data ASN di Jakarta, Minggu (2/8/2026).

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda, menegaskan pentingnya penerapan sistem merit dalam pengelolaan dan pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Bawaslu. Langkah ini dinilai sebagai fondasi utama untuk membangun tata kelola kelembagaan yang transparan, profesional, dan akuntabel.

"Sebenarnya kegiatan saat ini tidak sekadar input data. Ini adalah bagian dari langkah awal kita untuk membangun penata layanan dan proses pengembangan karier ASN berbasiskan sistem merit yang coba kita lakukan selama ini," kata Herwyn saat menutup kegiatan Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data ASN di Jakarta, Minggu (2/8/2026).

Herwyn menjelaskan bahwa skema penilaian yang terukur akan mempermudah Bawaslu dalam mengawal demokrasi, khususnya dari sisi fasilitasi tugas teknis dan anggaran. Sistem ini dirancang untuk menutup celah praktik nepotisme dan intervensi politik dalam pengisian jabatan.

"Ini untuk menghindari kebijakan yang terkesan subjektif dan politis. Supaya tidak ada lagi pandangan 'oh dia tidak layak, tapi tiba-tiba naik', tidak ujuk-ujuk menduduki jabatan, atau jangan-jangan menduduki jabatan itu karena pakai orang dalam (ordal)," tegasnya.

Untuk memotivasi para ASN, Herwyn mengutip rekam jejak mantan Perdana Menteri Inggris, Margaret Thatcher, yang lahir dari keluarga biasa namun berhasil memimpin berkat integritas dan kapasitas diri. "Kisah itu mengajarkan bahwa memimpinlah dengan fakta, buktikan kemampuanmu dengan kerja keras, bukan karena belas kasihan atau hak istimewa," ucapnya.

Ia pun mengajak seluruh ASN Bawaslu untuk terus membuka diri, mengasah kompetensi, dan meningkatkan prestasi kerja. Pasalnya, sebagian besar kelancaran tugas-tugas pengawasan Bawaslu sangat bergantung pada kualitas kerja aparatur sipil yang menunjangnya.

Herwyn menekankan pentingnya menjaga iklim kerja yang kondusif di tengah dorongan peningkatan performa individu. "Kita berharap ini bisa meningkatkan kinerja dalam konteks ada kompetisi yang sehat, namun jangan sampai menghilangkan prinsip bahwa lembaga ini adalah kerja bersama," pungkasnya.

Foto: Bhakti Satrio W
Editor: Dey