Bawaslu Tampung Masukan Kritis Civitas Akademika Unair
Ditulis oleh : Jaka Fajar pada :

Surabaya, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) memberikan sejumlah masukan kritis untuk penguatan kelembagaan Bawaslu dalam Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Tata Ke

Bawaslu Libatkan Mahasiswa Unesa Bahas Tata Kelola Pengawasan Pemilu
Ditulis oleh : Jaka Fajar pada :

Surabaya, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu melibatkan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dalam Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas evaluasi tata kelola organisasi pengawas p

Bawaslu Perkuat Profesionalitas Pengawas melalui Pembinaan Evaluatif
Ditulis oleh : Jaka Fajar pada :

Surabaya, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bawaslu merumuskan strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) pengawas pemilu.

Bawaslu Hadiri Sidang Pendahuluan PHPU Kabupaten Bangka
Ditulis oleh : Robi Ardianto pada :

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Totok Hariyono menghadiri sidang pendahuluan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Kabupaten Bangka yang digelar di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (18/9

Puadi Ingin Pusdatin Bawaslu Jadi Pusat Kecerdasan Pengawasan Pemilu
Ditulis oleh : Robi Ardianto pada :

Makassar, Badan Pengawas Pemilu – Anggota Bawaslu Puadi menekankan pentingnya transformasi pengelolaan data dan informasi dalam pengawasan pemilu.

Sambangi Kampus Unila, Bawaslu Himpun Gagasan Tata Kelola Organisasi Pengawas Pemilu
Ditulis oleh : Hendi Poernawan pada :

Bandar Lampung, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda mengatakan, kolaborasi dengan Universitas Lampung (Unila) merupakan cara Bawaslu menghimpun gagasan dari para pemangku kepentingan,

Herwyn Harap Jajaran Bawaslu Mampu Rumuskan Strategi Pengawasan Pemilu
Ditulis oleh : Hendi Poernawan pada :

Bandar Lampung, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda berharap setiap jajaran Bawaslu memiliki kemampuan untuk merumuskan strategi pengawasan pemilu dan pemilihan.

Lolly Sebut Demokrasi Tidak Boleh Lepas dari Budaya Lokal
Ditulis oleh : Bintang Ayudia pada :


Bali, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menyebutkan, demokrasi tidak boleh tercabut dari budaya lokal. Ia menilai bahwa demokrasi merupakan nilai yang ada dalam kehidupan.

"Salah satu nilai berdemokrasi itu tidak boleh tercabut dari budaya lokal. Demokrasi bukan sesuatu yang jauh di barat sana ataupun di Jakarta sana, demokrasi adalah nilai yang ada dalam kehidupan sehari hari," ucapnya saat membuka acara Bedah Buku Srikandi Mengawasi di Bali, Selasa (16/9/2025).

Totok Ajak Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta Kritisi Bawaslu
Ditulis oleh : Nofiar pada :


Sukoharjo, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Totok Hariyono, menegaskan mahasiswa tidak hanya sebagai mitra dalam pengawasan partisipatif, tetapi juga berhak mengkritisi Bawaslu sebagai bagian dari kontrol demokrasi.

Mahasiswa, menurut Totok, adalah pemegang saham utama demokrasi yang lahir dari reformasi. Karena itu, sambungnya, mahasiswa harus hadir di garda depan, mengawal pemilu agar berlangsung jujur, adil, dan berintegritas.

Santunan Duka, Penghormatan untuk Pengabdian Hamis Rahareng
Ditulis oleh : Regi Renovan pada :

Tual, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sabtu (13/9/2025) siang, suasana baru menyelimuti rumah keluarga almarhum Hamis Rahareng. Kehadiran Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda membawa pesan penting: negara tidak melupakan pengabdian putra terbaiknya.

Hamis Rahareng, staf Bawaslu Kota Tual, wafat pada 19 November 2024 setelah berjuang melawan sakit. Kepergiannya meninggalkan duka. Namun warisan semangat dalam menjaga demokrasi di daerah juga tetap tinggal. 

Evaluasi Pemilu di Wilayah Kepulauan, Herwyn Soroti Kendala Rekrutmen SDM
Ditulis oleh : Regi Renovan pada :

Ambon, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda, berharap adanya masukan sebagai bentuk evaluasi untuk memperkuat kelembagaan Bawaslu juga sebagai perbaikan demokrasi di masa depan.

“Pertemuan saat ini bagian dari kami mendapatkan informasi dari bapak/ibu yang bisa membaca apa saja masalah pemilu dan bagaimana eksistensi Bawaslu melakukan tugasnya di wilayah kepulauan”, ujar Herwyn dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Evaluasi Tata Kelola Organisasi Pengawas Pemilu di Aula Universitas Pattimura (Unpatti), Jumat (12/9/2025).

Bedah Buku Srikandi Mengawasi, Lolly Ingatkan Bawaslu Seluruh Indonesia Rajin Menulis
Ditulis oleh : Hendi Purnawan pada :

Kupang, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Lolly Suhenty mengajak ketua maupun anggota Bawaslu perempuan seluruh Indonesia untuk rajin menulis buku. Kata Lolly, menulis buku merupakan salah satu agar kinerja Bawaslu dalam mengawasi pemilu dan pemilihan diketahui oleh masyarakat.

Kemampuan Sistem Informasi dan Teknologi, Syarat Penting Bagi Pengawas Pemilu
Ditulis oleh : Regi Renovan pada :

Ambon, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda menegaskan keseriusan Bawaslu untuk tetap menjaga demokrasi walaupun dalam masa non-tahapan. Upaya ini dilakukan untuk memperbaiki proses yang dipandang perlu agar nanti ada peningkatan kualitas pemilu dan jajaran pengawas pemilu di masa depan.

Puadi Minta Bawaslu Harus Kuat dan Berwibawa Jaga Demokrasi
Ditulis oleh : Baini Taslihudin pada :

Jambi, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Puadi menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan Bawaslu sebagai penjaga integritas demokrasi. Sebab, kata dia, Bawaslu tidak hanya hadir sebagai pengawas pemilu, tetapi juga sebagai penjaga keadilan demokrasi.

“Kalau wasitnya (Bawaslu) tidak dipercaya, maka pertandingannya akan rusak. Itulah sebabnya Bawaslu harus kuat dan berwibawa,” katanya saat membuka kegiatan Penguatan Kelembagaan Bawaslu Provinsi Jambi di Jambi, Jumat (12/9/2025).

Lolly Nilai Penguatan Kelembagaan, Forum Serap Aspirasi Stakeholder Bawaslu
Ditulis oleh : Hendi Purnawan pada :

Kupang, Nusa Tenggara Timur - Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menilai penguatan kelembagaan yang digelar Bawaslu seluruh Indonesia merupakan salah satu upaya untuk serap aspirasi, masukan dan kritik dari stakeholder Bawaslu. Forum ini, kata Lolly, dihadiri oleh Komisi II DPR, pemantau pemilu, organisasi masyarakat, akademisi dan mahasiswa.